Sebuah tradisi lisan yang menceritakan kehidupan leluhur kini masih dapat dijumpai ditengah-tengah masyarakat pendukungnya, tradisi berupa legenda rakyat daerah Kalimantan Barat salah satunya di Kabupaten Ketapang yang mempunyai luas wilayah 35.809 Km2 dan berpenduduk 452.554 orang masih banyak terdapat cerita rakyat seperti kerajaan Tanjungpura yang terkenal sejak dahulu kala sampai pada saat ini. Sebagaimana telah dikemukakan oleh Veeger dalam Teori Interaksionisme masyarakat bukanlah memakai konsep-konsep akan tetapi memakai dengan istilah “aksi” seperti kebutuhan-kebutuhan social seseorang perlu diteguhkan oleh proses interaksi, supaya bertahan. Orang bergantung satu sama lain. Hal ini menjadi sebuah proses interaksi saling membutuhkan merupakan perekat masyarakat.
Kebutuhan akan sebuah sejarah, tentunya perlu diangkat kembali dalam sebuah history sehingga dari cerita tersebut akan mengandung makna dan symbol pada masyarakat pendukungnya. Seperti yang akan kita angkat dalam cerita tradisi lisan yang berupa legenda rakyat. Awal kisah menceritakan dua orang bersaudara yang bernama Bujang Bengkung dan Dara Dondang. Kedua kaka beradik tersebut saling memberikan perhatian dan pada akhirnya melakukan hubungan layaknya seperti sepasang suami isteri. Hasil dari hubungan tersebut melahirkan keturunan dan mempunyai anak berjumlah tujuh orang, diantara anak salah satu anak mereka yang paling menonjol sifat dan kepribadian dengan wajah yang cantik ialah yang bernama Dayang Putung aliasJunjung Buih
Beberapa versi tentang cerita putri Junjung Buih, seperti Putung Kempat di daerah Sepauk yang dihayutkan ke dalam piring besar. Dayang Putung putri Junjung Buih yang dihayutkan dengan rakit pisang di daerah gunung Kujau. Putri Junjung Buih Ketapang dari hulu sungai Keriau terdampar disungai yang banyak tumbuh daun kumpai di sungai Pawan dan Junjung Buih Sepauk terdampar di Aji Melayu.
Kisah yang menarik ketika kedatangan rombongan Prabu Jaya dari kerajaan Majapahit. Prabu Jaya mempunyai tujuh bersaudara, enam saudaranya berniat jahat dengan Prabu jaya memberikan racun ke dalam makanan, akibat dari racun tersebut Prabu jaya menderita penyakit kulit gatal-gatal. Atas laporan saudara-saudaranya maka Prabu Jaya diasingkan keluar dari kerajaan berlayar mencari tempat yang baik bagi kehidupannya, sampailah ia pada suatu tempat yang kini bernama kuala Kandang Kerbau, disungai inilah kapal berlabuh. Kegemaran prabu Jaya salah satunya suka menjala, pada saat menjala, jalanya tersangkut, Prabu Jaya turun ke dalam sungai, seketika itu kulitnya dijilat oleh ikan paten, belang ulim. Sampai di atas darat ia menemukan sebuah gondam yang berisikan rambut panjang tersangkut di dalam jalanya
Dengan niat yang baik Prabu jaya mencari pemilik rambut panjang tersebut, dengan menyelusuri sungai yang bayak tumbuh daun kumpai.
Sampailah ia pada suatu tempat kediaman Ranga Sentap, seketika itu ia melihat seorang wanita yang berada di dalam buih yang banyak, seorang wanita bisa berada di dalam gumpalan buih. Prabu Jaya melihat bahwa wanita itu juga mempunyai penyakit yang sama seperti dirinya, dipangilnya ikan paten dan ulin belang untuk menjilat penyakitnya, maka sembuhlah Dayang Putung dan berubah menjadi nama Junjung Buih.
Prabu Jaya mendatangi kediaman Ranga Sentap yang bernama Siak Bahulun raja Ulu Air untuk mempersunting Junjung Buih dengan beberapa syarat antara lain; Kalung emas, Perahu panjang tujuh depak laki-laki perempuan. Gamelan dan beberapa gong. Hasil dari perkawinannya melahirkan anak keturunan yang bernama ;
1. Pangeran Prabu yang bergelar raja Baparung di daerah Sukadana
2. Gusti Lekar diangkat dikerajaan Meliau
3. Pangeran Mancar menjadi raja pada kerajaan Tayan
Dari cerita rakyat yang berkembang, bahwa keturunan Prabu Jaya dan Putri Junjung Buih tidak akan memakan ikan paten dan ikan ulin belang, karena ikat tersebutlah yang membantu kesembuhan penyakit nenek moyang mereka. (Dalam Ibrahim Baidjuri Sejarah singkat kerajaan Tanjungpura 2006)
Versi lain yang berkembang ditengah-tengah masyarakat juga dapat dijumpai dan menjadi kepercayaan masyarakat pendukungnya. Dalam sejarah nasional pada tahun 1275 raja kerajaan Singosari adalah Kerta Negara putra dari Wisnu Wardani ingin menyatukan nusantara di dalam satu Negara pada saat itu Kerta Negara menjalankan ekspedisi hampir seluruh nusantara. Sementara di Kalimantan ekspedisi dijalankan oleh Putra Jaya, dalam hikayat Melayu Putra Jaya setelah menjadi raja berganti nama Prabu Jaya kerajaan berdiri Th 1275 M dimana ekspedisi Pamalayu-nya Kerta Negara mulai dilakukan karena Singosari ditaklukan oleh Kediri, maka hubungan dengan kerajaan induknya terputus. Matan berdiri sendiri sebagai kerajaan merdeka. Kerajaan ini menguasai hampir seluruh Kalimantan, kecuali Kalimantan Utara (Brunai) dan Kutai. Ibukota kerajaan berada di Benua Lama.Dari cerita rakyat bahwa kerajaan ini diserang oleh kerajaan Majapahit pada jaman Gajah Mada, juga ada yang mengatakan bahwa diserang baiak laut dari Cina yang menguasai kerajaan Sriwijaya setelah Sriwijaya kalah dari Majapahit. (Dardi D.Haz dalam sejarah ringkas kerajaan Tanjungpura)
Menurut Ibrahim Baidjuri. Prabu Jaya mengungsi kedaerah yang sekarang menjadi desaTanjungpura dan semua harta kekayaan kerajaan disembunyikan kedaerah Dusun Segedong. Dari beberapa versi cerita yang berkembang ditengah masyarakat bahwa masyarakat masih menyakini legenda Putri Junjung Buih dengan Prabu Jaya adalah nenek moyang mereka dan melahirkan keturunan di kerajaan Tanjungpura. Hal ini masih dapat dijumpai sampai saat ini baik yang menyakut tradisi lisan rakyat maupun peninggalan yang masih ada.berupa kepercayaan masyarakat baik yang bersifat tangibel maupun intangibel yang berkaitan dengan legenda masyarakat yang masih melekat dan masih tetap dijalankan melalui upacara tradisi adat antara lain;
A. Intangibel
1. Upacara bayar niat. Upacara ini dilakukan di tempat-tempat yang diangap keramat seperti keraton Mulia Kerta, makam keramat Tujuh, keramat Sembilan. Maksud dari upacara ini adalah untuk keselamatan bagi diri sendiri maupun keluarga dengan bernazar sebelumnya, jika niatnya terkabulkan maka ia dengan segera menunaikan niat tersebut
2. Upacara Bekalu” adalah sebuah upacara yang dilakukan secara gotong royong pada saat memasang Belat (sejenis keramba besar yang terbuat dari bambu dan diayam menggunakan lembiding (akar paku pakis) berfungsi memperangkap ikan bukan menampung dan dipasang di laut)
3. Upacara Nyapat Taon, adalah upacara untuk mengantar sesaji kelaut yang berupa hasil bumi dengan maksud mengucapkan terima kasih kepada penguasa dilaut.
4. Upacara Bekasah, upacara ini dilakukan jika pada suatu daerah terjadi bencana, paceklik dan merasa terancam dengan memohon keselamatan.
5. Upacara Bebuang penyakit, upacara ini dilakukan jika dari keluarga ada yang sakit dengan melalui media telur sebagai sebuah symbol di hayutkan ke dalam air
6. Upacara Bebuang tali pusar, upacara dilakukan jika bayi sudah tanggal tali pusar, bisa disimpan di bawah rumah, di bawah musollah, di bawah pohon maupun di dalam air dengan menghayutkan memakai Upeh (pelepah pinang)
7. Upacara Keselamatan Ikrar Damai, uoacara ini dimaksudkan adalah untuk keselamatan seluruh warga untuk menghindari pertikaian antar suku
8. Upacara Tempat Sirih, upacara dilakukan jika terjadi selisih paham antara satu sama lainnya.
B. Tangibel
1. Peninggalan koleksi kuno yang berusia ratusan tahun di keratin Mulia Kerta terdiri dari barang-barang dan kain-kain dari usia 40 Th sampai ratusan Tahun
2. Makam keramat Tujuh 1363 atau 1437 M (abad 15)
3. Makam keramat Sembilan 1354 atau 1432 M (abad 15)
4. Makam Iranata (Benua Lama)
5. Candi Kuno
6. Keramik-keramik peninggalan dinasti Cina
Kepercayaan masyarakat masih tetap dilestarikan sampai pada saat ini tetap di laksanakan dan didukung oleh pemerintah daerah Kabupaten Ketapang, dalam rangka melestarikan dan tetap melaksanakan kegiatan upacara tersebut sebagai sebuah peninggalan budaya, juga berupaya mencari atau menyelusuri keberadaan kerajaan –kerajaan yang pernah jaya pada masanya. Khasanah budaya masyarakat Ketapang diharapkan akan mampu menghidupkan semangat masyarakat Ketapang untuk tampil di segala bidang, dan tetap menjunjung tinggi kebesaran nama Tanjungpura.
Berbagai legenda yang kini masih tetap berkembang dan masih terus diselusuri ialah keberadaan Tanjungpura sendiri dari berbagai versi ada yang mengatakan di mulai dari pelabuhan Kandang Kerbau, Matan, Sukadana, Benua lama. Daerah Benua lama yang kini menjadi pusat perhatian diperkirakan salah satu tempat peradaban Hindu kuno karena banyak ditemukan reruntuhan batu bata andesit, keramik, guci-guci dan nisan yang muncul dipermukaan laut pantai.
Tentunya perlu diselusuri keberadaan kerajaan Tanjungpura sehingga dapat menjadi sebuah khasana kekayaan bangsa dan dapat dilestarikan menjadi sebuah sejarah yang tidak hanya dikenal di daerah bahkan akan bisa dikenal dimanca Negara.
• Kisah Awal Kerajaan Tanjungpura
1. Prabu Jaya bergelar Raja Baparung 1275 M
2. Karang Tunjung 1431 – 1501
3. Gala Herang
4. Bandala 1502
5. Sembiring Mambal 1538 – 1550
6. Giri Kusuma 1550
• Giri Kusuma kawin dengan Ratu Mas Jaitan mendapatkan anak
1. Pangeran Iranata
2. Ratu Suria Kusuma
3. Raden Lekar
Pada masa Giri Kusuma berkuasa datanglah seorang bangsawan raja Tengah yang bergelar Sultan Ibrahim Ali Omar Syah dari kerajaan Sarawak (1599 M) keturunan raja Brunai Darussalam anak Sultan Muhammad Hasan (1582-1598). raja Tengah dikawinkan oleh Giri Kusuma dengan adiknya yang bernama Ratu Suria Kusuma hasil dari perkawinan tersebut menurunkan juriat antara lain ;
1. Raden Sulaiman menjadi raja di kerajaan Sambas dan berganti nama dengan nama Sultan Muhammad Tsyafiudin I
2. Raden Badarudin (Pangeran Mangku Negara)
3. Raden Abdul Wahab (Pangeran Bendahara Sri Maharaja)
4. Raden.Rasmi Puri
5. Raden.Ratnawati
Kamis, 28 Maret 2013
ASAL MUASAL PUTRI JUNJUNG BUIH LEGENDA PUTRI JUNJUNG BUIH (cerita rakyat kabupaten ketapang)
Sebuah tradisi lisan yang menceritakan kehidupan leluhur kini masih dapat dijumpai ditengah-tengah masyarakat pendukungnya, tradisi berupa legenda rakyat daerah Kalimantan Barat salah satunya di Kabupaten Ketapang yang mempunyai luas wilayah 35.809 Km2 dan berpenduduk 452.554 orang masih banyak terdapat cerita rakyat seperti kerajaan Tanjungpura yang terkenal sejak dahulu kala sampai pada saat ini. Sebagaimana telah dikemukakan oleh Veeger dalam Teori Interaksionisme masyarakat bukanlah memakai konsep-konsep akan tetapi memakai dengan istilah “aksi” seperti kebutuhan-kebutuhan social seseorang perlu diteguhkan oleh proses interaksi, supaya bertahan. Orang bergantung satu sama lain. Hal ini menjadi sebuah proses interaksi saling membutuhkan merupakan perekat masyarakat.
Kebutuhan akan sebuah sejarah, tentunya perlu diangkat kembali dalam sebuah history sehingga dari cerita tersebut akan mengandung makna dan symbol pada masyarakat pendukungnya. Seperti yang akan kita angkat dalam cerita tradisi lisan yang berupa legenda rakyat. Awal kisah menceritakan dua orang bersaudara yang bernama Bujang Bengkung dan Dara Dondang. Kedua kaka beradik tersebut saling memberikan perhatian dan pada akhirnya melakukan hubungan layaknya seperti sepasang suami isteri. Hasil dari hubungan tersebut melahirkan keturunan dan mempunyai anak berjumlah tujuh orang, diantara anak salah satu anak mereka yang paling menonjol sifat dan kepribadian dengan wajah yang cantik ialah yang bernama Dayang Putung aliasJunjung Buih
Beberapa versi tentang cerita putri Junjung Buih, seperti Putung Kempat di daerah Sepauk yang dihayutkan ke dalam piring besar. Dayang Putung putri Junjung Buih yang dihayutkan dengan rakit pisang di daerah gunung Kujau. Putri Junjung Buih Ketapang dari hulu sungai Keriau terdampar disungai yang banyak tumbuh daun kumpai di sungai Pawan dan Junjung Buih Sepauk terdampar di Aji Melayu.
Kisah yang menarik ketika kedatangan rombongan Prabu Jaya dari kerajaan Majapahit. Prabu Jaya mempunyai tujuh bersaudara, enam saudaranya berniat jahat dengan Prabu jaya memberikan racun ke dalam makanan, akibat dari racun tersebut Prabu jaya menderita penyakit kulit gatal-gatal. Atas laporan saudara-saudaranya maka Prabu Jaya diasingkan keluar dari kerajaan berlayar mencari tempat yang baik bagi kehidupannya, sampailah ia pada suatu tempat yang kini bernama kuala Kandang Kerbau, disungai inilah kapal berlabuh. Kegemaran prabu Jaya salah satunya suka menjala, pada saat menjala, jalanya tersangkut, Prabu Jaya turun ke dalam sungai, seketika itu kulitnya dijilat oleh ikan paten, belang ulim. Sampai di atas darat ia menemukan sebuah gondam yang berisikan rambut panjang tersangkut di dalam jalanya
Dengan niat yang baik Prabu jaya mencari pemilik rambut panjang tersebut, dengan menyelusuri sungai yang bayak tumbuh daun kumpai.
Sampailah ia pada suatu tempat kediaman Ranga Sentap, seketika itu ia melihat seorang wanita yang berada di dalam buih yang banyak, seorang wanita bisa berada di dalam gumpalan buih. Prabu Jaya melihat bahwa wanita itu juga mempunyai penyakit yang sama seperti dirinya, dipangilnya ikan paten dan ulin belang untuk menjilat penyakitnya, maka sembuhlah Dayang Putung dan berubah menjadi nama Junjung Buih.
Prabu Jaya mendatangi kediaman Ranga Sentap yang bernama Siak Bahulun raja Ulu Air untuk mempersunting Junjung Buih dengan beberapa syarat antara lain; Kalung emas, Perahu panjang tujuh depak laki-laki perempuan. Gamelan dan beberapa gong. Hasil dari perkawinannya melahirkan anak keturunan yang bernama ;
1. Pangeran Prabu yang bergelar raja Baparung di daerah Sukadana
2. Gusti Lekar diangkat dikerajaan Meliau
3. Pangeran Mancar menjadi raja pada kerajaan Tayan
Dari cerita rakyat yang berkembang, bahwa keturunan Prabu Jaya dan Putri Junjung Buih tidak akan memakan ikan paten dan ikan ulin belang, karena ikat tersebutlah yang membantu kesembuhan penyakit nenek moyang mereka. (Dalam Ibrahim Baidjuri Sejarah singkat kerajaan Tanjungpura 2006)
Versi lain yang berkembang ditengah-tengah masyarakat juga dapat dijumpai dan menjadi kepercayaan masyarakat pendukungnya. Dalam sejarah nasional pada tahun 1275 raja kerajaan Singosari adalah Kerta Negara putra dari Wisnu Wardani ingin menyatukan nusantara di dalam satu Negara pada saat itu Kerta Negara menjalankan ekspedisi hampir seluruh nusantara. Sementara di Kalimantan ekspedisi dijalankan oleh Putra Jaya, dalam hikayat Melayu Putra Jaya setelah menjadi raja berganti nama Prabu Jaya kerajaan berdiri Th 1275 M dimana ekspedisi Pamalayu-nya Kerta Negara mulai dilakukan karena Singosari ditaklukan oleh Kediri, maka hubungan dengan kerajaan induknya terputus. Matan berdiri sendiri sebagai kerajaan merdeka. Kerajaan ini menguasai hampir seluruh Kalimantan, kecuali Kalimantan Utara (Brunai) dan Kutai. Ibukota kerajaan berada di Benua Lama.Dari cerita rakyat bahwa kerajaan ini diserang oleh kerajaan Majapahit pada jaman Gajah Mada, juga ada yang mengatakan bahwa diserang baiak laut dari Cina yang menguasai kerajaan Sriwijaya setelah Sriwijaya kalah dari Majapahit. (Dardi D.Haz dalam sejarah ringkas kerajaan Tanjungpura)
Menurut Ibrahim Baidjuri. Prabu Jaya mengungsi kedaerah yang sekarang menjadi desaTanjungpura dan semua harta kekayaan kerajaan disembunyikan kedaerah Dusun Segedong. Dari beberapa versi cerita yang berkembang ditengah masyarakat bahwa masyarakat masih menyakini legenda Putri Junjung Buih dengan Prabu Jaya adalah nenek moyang mereka dan melahirkan keturunan di kerajaan Tanjungpura. Hal ini masih dapat dijumpai sampai saat ini baik yang menyakut tradisi lisan rakyat maupun peninggalan yang masih ada.berupa kepercayaan masyarakat baik yang bersifat tangibel maupun intangibel yang berkaitan dengan legenda masyarakat yang masih melekat dan masih tetap dijalankan melalui upacara tradisi adat antara lain;
A. Intangibel
1. Upacara bayar niat. Upacara ini dilakukan di tempat-tempat yang diangap keramat seperti keraton Mulia Kerta, makam keramat Tujuh, keramat Sembilan. Maksud dari upacara ini adalah untuk keselamatan bagi diri sendiri maupun keluarga dengan bernazar sebelumnya, jika niatnya terkabulkan maka ia dengan segera menunaikan niat tersebut
2. Upacara Bekalu” adalah sebuah upacara yang dilakukan secara gotong royong pada saat memasang Belat (sejenis keramba besar yang terbuat dari bambu dan diayam menggunakan lembiding (akar paku pakis) berfungsi memperangkap ikan bukan menampung dan dipasang di laut)
3. Upacara Nyapat Taon, adalah upacara untuk mengantar sesaji kelaut yang berupa hasil bumi dengan maksud mengucapkan terima kasih kepada penguasa dilaut.
4. Upacara Bekasah, upacara ini dilakukan jika pada suatu daerah terjadi bencana, paceklik dan merasa terancam dengan memohon keselamatan.
5. Upacara Bebuang penyakit, upacara ini dilakukan jika dari keluarga ada yang sakit dengan melalui media telur sebagai sebuah symbol di hayutkan ke dalam air
6. Upacara Bebuang tali pusar, upacara dilakukan jika bayi sudah tanggal tali pusar, bisa disimpan di bawah rumah, di bawah musollah, di bawah pohon maupun di dalam air dengan menghayutkan memakai Upeh (pelepah pinang)
7. Upacara Keselamatan Ikrar Damai, uoacara ini dimaksudkan adalah untuk keselamatan seluruh warga untuk menghindari pertikaian antar suku
8. Upacara Tempat Sirih, upacara dilakukan jika terjadi selisih paham antara satu sama lainnya.
B. Tangibel
1. Peninggalan koleksi kuno yang berusia ratusan tahun di keratin Mulia Kerta terdiri dari barang-barang dan kain-kain dari usia 40 Th sampai ratusan Tahun
2. Makam keramat Tujuh 1363 atau 1437 M (abad 15)
3. Makam keramat Sembilan 1354 atau 1432 M (abad 15)
4. Makam Iranata (Benua Lama)
5. Candi Kuno
6. Keramik-keramik peninggalan dinasti Cina
Kepercayaan masyarakat masih tetap dilestarikan sampai pada saat ini tetap di laksanakan dan didukung oleh pemerintah daerah Kabupaten Ketapang, dalam rangka melestarikan dan tetap melaksanakan kegiatan upacara tersebut sebagai sebuah peninggalan budaya, juga berupaya mencari atau menyelusuri keberadaan kerajaan –kerajaan yang pernah jaya pada masanya. Khasanah budaya masyarakat Ketapang diharapkan akan mampu menghidupkan semangat masyarakat Ketapang untuk tampil di segala bidang, dan tetap menjunjung tinggi kebesaran nama Tanjungpura.
Berbagai legenda yang kini masih tetap berkembang dan masih terus diselusuri ialah keberadaan Tanjungpura sendiri dari berbagai versi ada yang mengatakan di mulai dari pelabuhan Kandang Kerbau, Matan, Sukadana, Benua lama. Daerah Benua lama yang kini menjadi pusat perhatian diperkirakan salah satu tempat peradaban Hindu kuno karena banyak ditemukan reruntuhan batu bata andesit, keramik, guci-guci dan nisan yang muncul dipermukaan laut pantai.
Tentunya perlu diselusuri keberadaan kerajaan Tanjungpura sehingga dapat menjadi sebuah khasana kekayaan bangsa dan dapat dilestarikan menjadi sebuah sejarah yang tidak hanya dikenal di daerah bahkan akan bisa dikenal dimanca Negara.
• Kisah Awal Kerajaan Tanjungpura
1. Prabu Jaya bergelar Raja Baparung 1275 M
2. Karang Tunjung 1431 – 1501
3. Gala Herang
4. Bandala 1502
5. Sembiring Mambal 1538 – 1550
6. Giri Kusuma 1550
• Giri Kusuma kawin dengan Ratu Mas Jaitan mendapatkan anak
1. Pangeran Iranata
2. Ratu Suria Kusuma
3. Raden Lekar
Pada masa Giri Kusuma berkuasa datanglah seorang bangsawan raja Tengah yang bergelar Sultan Ibrahim Ali Omar Syah dari kerajaan Sarawak (1599 M) keturunan raja Brunai Darussalam anak Sultan Muhammad Hasan (1582-1598). raja Tengah dikawinkan oleh Giri Kusuma dengan adiknya yang bernama Ratu Suria Kusuma hasil dari perkawinan tersebut menurunkan juriat antara lain ;
1. Raden Sulaiman menjadi raja di kerajaan Sambas dan berganti nama dengan nama Sultan Muhammad Tsyafiudin I
2. Raden Badarudin (Pangeran Mangku Negara)
3. Raden Abdul Wahab (Pangeran Bendahara Sri Maharaja)
4. Raden.Rasmi Puri
5. Raden.Ratnawati
Legenda Dara Muning (Kec. Serawai)
CERITA RAKYAT DAYAK KALIMANTAN BARAT LEGENDA BUJAKNG NYANGKO 2
semangka emas (sambas)
SEMANGKA EMAS (SAMBAS)
“Rambut sama hitam, hati lain-lain,” (Sungguhpun manusia mempunyai persamaan pada zahirnya, namun sifat, kelakuan, perasaan dan hati masing-masing adalah berbeda). Makna peribahasa ini tergambar dalam sebuah cerita rakyat di daerah Sambas, Kalimantan Barat, Indonesia. Cerita ini mengisahkan tentang dua orang bersaudara yaitu Muzakir dan Dermawan. Keduanya adalah putra dari seorang saudagar kaya di daerah itu. Setelah orang tuanya meninggal, keduanya mendapat harta warisan yang sama banyaknya. Namun, kedua orang bersaudara ini memiliki sifat, kelakuan, perasaan dan hati yang berbeda. Muzakir memiliki sifat yang sangat kikir. Ia enggan untuk mengeluarkan uang atau hartanya untuk kepentingan apapun. Sebaliknya, Dermawan, sesuai dengan namanya, memiliki sifat yang sangat dermawan. Ia suka mengeluarkan uang atau hartanya untuk kepentingan yang bermanfaat baik untuk dirinya sendiri, keluarga maupun orang lain. Suatu ketika, si Dermawan jatuh miskin, karena sebagian besar hartanya disumbangkan kepada orang-orang miskin. Muzakir yang mendengar kabar itu tertawa terpingkal-pingkal, karena dikiranya saudaranya itu orang bodoh.
Berselang beberapa waktu, Muzakir mendengar kabar lagi tentang Dermawan, bahwa saudaranya itu sudah tidak miskin lagi. Ia tiba-tiba menjadi kaya-raya, rumahnya sangat besar dan kebunnya sangat luas. Hal ini membuat Muzakir penasaran untuk mengetahui rahasia keberhasilan saudaranya yang tiba-tiba kaya mendadak. Pembaca yang budiman, penasaran juga kan…? Bagaimana cara Dermawan bisa kaya mendadak? Mau tahu jawabannya? Ikuti kisahnya dalam cerita Semangka Ema berikut ini.
* * *
Alkisah, pada zaman dahulu kala, di Sambas, Kalimantan Barat, hiduplah seorang saudagar yang kaya-raya. Saudagar tersebut mempunyai dua orang anak laki-laki. Anaknya yang sulung bernama Muzakir, dan yang bungsu bernama Dermawan. Namun, keduanya memiliki sifat dan tingkah laku yang sangat berbeda. Muzakir sangat loba dan kikir. Setiap hari kerjanya hanya mengumpulkan uang. Ia tidak pernah memberikan sedekah kepada fakir miskin. Sebaliknya, Derwaman sangat peduli dan selalu bersedekah kepada fakir miskin. Ia tidak rakus dengan harta dan uang.
Sebelum meninggal dunia, saudagar tersebut membagi hartanya sama rata kepada kedua anaknya. Ia bermaksud agar anak-anaknya tidak berbantahan dan saling iri, terutama bila ia telah meninggal kelak. Setelah harta tersebut dibagi, Muzakir dan Dermawan tinggal terpisah di rumahnya masing-masing. Muzakir tinggal di rumahnya yang mewah, demikian pula Dermawan.
Uang bagian Muzakir dimasukkan ke dalam peti, lalu ia kunci. Bila ada orang miskin datang ke rumahnya, ia bukannya memberinya sedekah, melainkan tertawa mengejeknya. Bahkan ia tidak segan-segan mengusirnya jika orang miskin itu tidak mau pergi dari rumahnya. Suatu hari, seorang perempuan tua dengan pakaian compang-camping berjalan terseok-seok datang menuju rumah Muzakir. Di depan rumah Muzakir, nenek tua itu memohon belas kasihan, “Tuan, kasihanilah nenek. Berilah nenek sedekah!” Mendengar suara nenek itu, Muzakir keluar dari dalam rumahnya dan menertawakan perempuan tua itu, “Ha ha ha…. Hai nenek jelek, pergi kau dari sini! Aku muak melihat wajahmu yang keriput itu!” Meskipun dibentak, nenek tua itu tidak mau beranjak. Ia pun terus mengiba kepada Muzakir, “Tapi tuan, nenek sudah dua hari tidak makan, kasihanilah nenek.” Melihat nenek itu tidak mau pergi, Muzakir menyuruh orang gajiannya untuk mengusirnya. Akhirnya, perempuan tua yang malang itu pun pergi tanpa mendapat apa-apa, kecuali penghinaan.
Orang-orang miskin yang sudah mengetahui sifat Muzakir yang kikir itu, termasuk si nenek tua tadi, tidak mau lagi ke rumah Muzakir. Mereka kemudian berduyun-duyun ke rumah Dermawan. Berbeda dengan sifat Muzakir, Dermawan selalu menyambut orang-orang miskin tersebut dengan senang hati dan ramah. Mereka dijamunya makan dan diberinya uang karena ia merasa iba melihat mereka hidup miskin dan melarat. Hampir setiap hari orang-orang miskin datang ke rumahnya. Lama-kelamaan harta dan uang Dermawan habis, sehingga ia tidak sanggup lagi menutupi biaya pemeliharaan rumahnya yang besar. Akhirnya, ia pindah ke rumah yang lebih kecil, dan mencari pekerjaan untuk membiayai hidupnya. Gajinya tidak seberapa, sekedar cukup makan saja. Meskipun demikian, ia tetap bersyukur dengan keadaan hidupnya.
Muzakir tertawa terbahak-bahak mendengar berita Dermawan yang dianggapnya bodoh itu. “Itulah akibatnya selalu melayani orang-orang miskin. Pasti kamu juga ikut miskin, dasar memang tolol si Dermawan itu,” gumam si Muzakir. Bahkan, Muzakir merasa bangga sekali karena bisa membeli rumah yang lebih bagus dan kebun kelapa yang luas. Tetapi Dermawan tidak menghiraukan tingkah laku abangnya itu.
Suatu hari Dermawan duduk-duduk melepaskan lelah di pekarangan rumahnya. Tiba-tiba jatuhlah seekor burung pipit di hadapannya. Burung itu mencicit-cicit kesakitan, "Kasihan," kata Dermawan. "Sayapmu patah, ya?" lanjut Dermawan berbicara dengan burung pipit itu. Ditangkapnya burung tersebut, lalu diperiksanya sayapnya. Benar saja, sayap burung itu patah. "Biar kucoba mengobatimu," katanya. Setelah diobatinya lalu sayap burung itu dibalutnya perlahan-lahan. Kemudian diambilnya beras. Burung pipit itu diberinya makan. Burung itu pun menjadi jinak dan tidak takut kepadanya. Beberapa hari kemudian, burung itu telah dapat mengibas-ngibaskan sayapnya, dan akhirnya ia pun terbang.
Keesokan harinya burung pipit itu kembali mengunjungi Dermawan. Di paruhnya ada sebutir biji, lalu diletakkannya di depan Dermawan. Dermawan tersenyum melihatnya. Biji itu biji biasa saja. Meskipun hanya biji biasa, senang juga hatinya menerima pemberian burung itu. Biji itu ditanamnya di belakang rumahnya.
Tiga hari kemudian tumbuhlah biji itu. Ternyata, yang tumbuh adalah pohon semangka. Tumbuhan itu dipeliharanya baik-baik sehingga tumbuh dengan subur. Pada mulanya Dermawan menyangka akan banyak buahnya, karena banyak sekali bunganya. “Kalau bunganya ini semuanya menjadi buah, saya pasti kenyang makan semangka dan sebagiannya bisa saya sedekahkan kepada fakir miskin,” kata Dermawan dalam hati berharap. Tetapi aneh, setelah beberapa minggu semangka itu ia pelihara dengan baik, namun di antara bunganya yang banyak itu hanya satu yang menjadi buah. Meskipun hanya satu, semangka itu semakin hari semakin besar, jauh lebih besar dari semangka umumnya. Dermawan tergiur melihat semangka besar itu. “Kelihatannya sedap sekali semangka ini. Mmm….harum sekali baunya,” ucap Dermawan setelah mencium semangka itu.
Beberapa hari kemudian, tibalah saatnya semangka itu dipanen. Dermawan memetik buah semangka itu. “Wah…, bukan main beratnya semangka ini,” gumam Dermawan sambil terengah-engah mengangkat semangka itu. Kemudian ia membawa semangka itu masuk ke dalam rumahnya, dan diletakkannya di atas meja. Lalu dibelahnya dengan pisau. Setelah semangka terbelah, betapa terkejutnya Dermawan. “Wow, benda apa pula ini?” tanya Dermawan penasaran. Ia melihat semangka itu berisi pasir kuning yang bertumpuk di atas meja. Disangkanya hanya pasir biasa. Setelah diperhatikannya dengan sungguh-sungguh, ternyata pasir itu adalah emas urai murni. Dermawan pun menari-nari karena girangnya. Ia tidak sadar kalau dari luar rumahnya ada seekor burung memperhatikan tingkahnya. Setelah burung itu mencicit, baru ia tersadar. Ternyata, burung itu adalah burung pipit yang pernah ditolongnya. "Terima kasih! Terima kasih!" seru Dermawan dengan senangnya. Burung itu pun kemudian terbang tanpa kembali lagi.
Keesokan harinya, Dermawan membeli rumah yang bagus dengan pekarangan yang luas sekali. Semua orang miskin yang datang ke rumahnya diberinya makan. Meskipun setiap hari dan setiap saat orang-orang miskin tersebut datang ke rumahnya, Dermawan tidak akan jatuh miskin seperti dahulu. Uangnya amat banyak dan hasil kebunnya melimpah-ruah. Tersiarlah kabar di seluruh kampung bahwa Dermawan sudah tidak miskin lagi.
Suatu hari, berita keberhasilan Dermawan terdengar oleh abangnya, Muzakir. Rupanya hal ini membuat Muzakir iri hati. Ia pun ingin mengetahui rahasia keberhasilan adiknya, lalu ia pergi ke rumah Dermawan. Di sana Dermawan menceritakan secara jujur kepada Muzakir tentang kisahnya.
Mengetahui hal tersebut, Muzakir langsung memerintahkan orang-orang gajiannya mencari burung yang patah kakinya atau patah sayapnya di mana-mana. Namun sampai satu minggu lamanya, tak seekor burung pun yang mereka temukan dengan ciri-ciri demikian. Muzakir sungguh marah dan tidak dapat tidur. Ia gelisah memikirkan bagaimana caranya mendapatkan burung yang patah sayapnya. Keesokan paginya, Muzakir mendapat akal. Diperintahkannya seorang gajiannya untuk menangkap burung dengan apitan (sumpit). Tentu saja sayap burung itu menjadi patah. Muzakir kemudian berpura-pura kasihan melihatnya dan membalut luka pada sayap burung itu. Setelah beberapa hari, burung itu pun sembuh dan dilepaskan terbang. Tak lama, burung itu kembali kepada Muzakir untuk memberikan sebutir biji. Muzakir sungguh gembira. Dalam hatinya, ia selalu berharap agar cepat menjadi kaya, “Ah, sebentar lagi saya akan menjadi kaya-raya dan melebihi kekayaan si Dermawan,” kata Muzakir dalam hati tak mau kalah.
Biji pemberian burung ditanam Muzakir di tempat yang terbaik di kebunnya. Tiga hari kemudian, tumbuh pula pohon semangka yang subur dan berdaun rimbun. Buahnya pun hanya satu, ukurannya lebih besar dari semangka Dermawan. Beberapa bulan kemudian, tibalah waktunya semangka itu dipanen. Dua orang gajian Muzakir dengan susah payah membawanya ke dalam rumah karena beratnya. Muzakir sudah tidak sabar lagi ingin melihat emas urai murni berhamburan dari dalam semangka itu. Ia pun segera mengambil parang. Ia sendiri yang akan membelah semangka itu. Baru saja semangka itu terpotong, menyemburlah dari dalam buah itu lumpur hitam bercampur kotoran ke muka Muzakir. Baunya busuk seperti bangkai. Pakaian Muzakir serta permadani di ruangan itu tidak luput dari siraman lumpur dan kotoran yang seperti bubur itu. Muzakir berlari ke jalan raya sambil muntah-muntah, karena tidak tahan dengan bau lumpur itu. Orang yang melihatnya dan mencium bau yang busuk itu tertawa terbahak-bahak sambil bertepuk tangan dengan riuhnya. Dermawan menjadi sangat malu ditertawakan oleh orang-orang di sekitarnya.
* * *
Dari cerita di atas, dapat dipetik hikmahnya bahwa sekecil apa pun pemberian orang, harus kita terima dengan senang hati. Karena kita mana tahu, kalau benda kecil itu sangatlah berharga. Hal ini tercermin pada sifat Dermawan ketika ia menerima biji kecil dari burung pipit. Ia menerimanya dengan senang hati, dan ia tidak menyangka kalau biji kecil itu akan menjadi emas urai murni.
Hikmah lain yang dapat diambil dari cerita di atas adalah menjadi orang dermawan memang membutuhkan suatu pengorbanan, baik materil maupun moril. Pengorbanan tersebut hanya Allah SWT saja yang dapat menggantinya, itu sangat cepat dan datang dari arah yang tidak pernah kita duga. Hal ini tercermin pada sifat Dermawan yang suka menolong fakir miskin meskipun ia sendiri ikut menjadi miskin. Namun, semua pengorbanan yang telah dilakukan Dermawan tersebut dibalas oleh Allah SWT, yang jumlahnya jauh lebih banyak dari apa yang telah ia dermakan.
Sebaliknya, jika kita menjadi orang yang loba, kikir, tidak mau memberi sedekah kepada orang yang membutuhkan, maka Allah SWT enggan untuk membalasnya dengan kebaikan. Seperti yang dialami oleh Muzakir, karena ia suka menumpuk-numpuk harta dan tidak mau bersedekah kepada fakir miskin, maka Allah membalasnya dengan kehinaan. Ia menjadi terkucilkan dari masyarakat di sekitarnya. Ketika ia berharap mendapat emas, lumpur berbau bangkai yang ia peroleh, dan orang-orang di sekitarnya pun menertawakannya.
Harta datangnya dari Allah SWT Yang Maha Pemberi Rezeki dan Mahakaya. Harta itu dititipkan kepada manusia agar mereka bisa beramal dan bersedekah dengan ikhlas semata-mata karena mengharap keridaan-Nya. Dengan demikian, manusia akan mendapatkan balasan pahala sepuluh hingga tujuh ratus kali lipat daripada-Nya. Oleh karena itu, marilah memperbanyak sedekah dan membantu orang lain, terutama orang-orang yang tidak seberuntung kita. Senang jadi dermawan, kejutan akan datang tiap saat, hidup menjadi semakin indah dan dunia akan tersenyum melihat kita.
asal usul sungai landak (cerita rakyat kalimantan barat)
Asal Usul Sungai Landak (Cerita Rakyat Kalimantan Barat)
Dahulu kala, hidup seorang petani bersama isterinya. Walaupun tidak kaya, mereka suka menolong orang lain.
Suatu malam, petani sedang duduk di tempat tidur. Di sampingnya, isterinya sudah terlelap. Tiba-tiba ia dikejutkan oleh seekor kelabang putih yang muncul dari kepala isterinya. Kelabang putih itu berjalan meninggalkan rumah petani. Petani itu mengikutinya hingga tiba di sebuah kolam tak jauh dari rumah mereka. Kelabang itu lalu menghilang. Petani lalu berjalan pulang. Isterinya masih pulas.
Esok paginya, isteri petani menceritakan mimpinya semalam. “Aku sedang berjalan di padang rumput, dan ada sebuah danau di sana. Aku melihat seekor landak raksasa di dalam danau itu. Ia melotot kepadaku, maka aku lari.”
Petani itu lalu pergi lagi ke kolam. Di dalamnya ia melihat suatu benda yang berkilau. Ia mengambilnya, ternyata sebuah patung landak dari emas. Patung itu sangat indah, matanya dari berlian. Petani membawanya pulang.
Malam harinya, petani didatangi seekor landak raksasa dalam mimpinya. “Ijinkan aku tinggal di rumahmu. Sebagai balasannya, aku akan memberikan apa saja yang kau minta.”
Landak itu mengajarkan untuk mengusap kepala patung landak emas dan mengucapkan kalimat untuk meminta sesuatu. Jika yang diminta sudah cukup, petani harus mengucapkan kalimat untuk menghentikannya.
Petani menceritakan mimpinya kepada isterinya. Mereka ingin membuktikan mimpi itu. Petani mengusap kepala patung dan mengucapkan kalimat permintaan. Ia meminta beras. Seketika dari mulut patung keluarlah beras! Beras itu terus mengalir keluar hingga banyak sekali. Petani segera mengucapkan kalimat kedua dan beras berhenti keluar dari mulut patung landak.
Mereka berdua kemudian meminta berbagai benda yang mereka butuhkan. Mereka menjadi sangat kaya. Namun mereka tetap tidak sombong dan makin gemar menolong. Banyak orang datang untuk meminta tolong.
Seorang pencuri mengetahui rahasia patung landak. Ia berpura-pura minta tolong dan mencuri patung itu. Pencuri membawa patung itu pulang. Desanya sedang dilanda kekeringan. Pencuri mengatakan kepada tetangga-tetangganya bahwa ia dapat mendatangkan air untuk kampung mereka.
Pencuri memohon air sambil mengusap kepala patung dan mengucapkan kalimat permintaan. Air keluar dari mulut patung. Penduduk desa itu sangat senang. Tak lama kemudian, air yang keluar sudah mencukupi kebutuhan penduduk desa, namun terus mengalir sehingga terjadi banjir. Pencuri itu tidak tahu bagaimana menghentikan air yang keluar dari patung. Penduduk desa lari menyelamatkan diri ke tempat yang lebih tinggi.
Pencuri juga ingin menyelamatkan diri, namun tidak bisa menggerakkan kakinya. Ia melihat seekor landak raksasa memegangi kakinya. Akhirnya ia tenggelam dalam air yang makin lama makin tinggi. Air itu kemudian membentuk sungai yang disebut sungai Landak.
Sungai Landak berselimut kabut pagi.
Dahulu kala, hidup seorang petani bersama isterinya. Walaupun tidak kaya, mereka suka menolong orang lain.
Suatu malam, petani sedang duduk di tempat tidur. Di sampingnya, isterinya sudah terlelap. Tiba-tiba ia dikejutkan oleh seekor kelabang putih yang muncul dari kepala isterinya. Kelabang putih itu berjalan meninggalkan rumah petani. Petani itu mengikutinya hingga tiba di sebuah kolam tak jauh dari rumah mereka. Kelabang itu lalu menghilang. Petani lalu berjalan pulang. Isterinya masih pulas.
Esok paginya, isteri petani menceritakan mimpinya semalam. “Aku sedang berjalan di padang rumput, dan ada sebuah danau di sana. Aku melihat seekor landak raksasa di dalam danau itu. Ia melotot kepadaku, maka aku lari.”
Petani itu lalu pergi lagi ke kolam. Di dalamnya ia melihat suatu benda yang berkilau. Ia mengambilnya, ternyata sebuah patung landak dari emas. Patung itu sangat indah, matanya dari berlian. Petani membawanya pulang.
Malam harinya, petani didatangi seekor landak raksasa dalam mimpinya. “Ijinkan aku tinggal di rumahmu. Sebagai balasannya, aku akan memberikan apa saja yang kau minta.”
Landak itu mengajarkan untuk mengusap kepala patung landak emas dan mengucapkan kalimat untuk meminta sesuatu. Jika yang diminta sudah cukup, petani harus mengucapkan kalimat untuk menghentikannya.
Petani menceritakan mimpinya kepada isterinya. Mereka ingin membuktikan mimpi itu. Petani mengusap kepala patung dan mengucapkan kalimat permintaan. Ia meminta beras. Seketika dari mulut patung keluarlah beras! Beras itu terus mengalir keluar hingga banyak sekali. Petani segera mengucapkan kalimat kedua dan beras berhenti keluar dari mulut patung landak.
Mereka berdua kemudian meminta berbagai benda yang mereka butuhkan. Mereka menjadi sangat kaya. Namun mereka tetap tidak sombong dan makin gemar menolong. Banyak orang datang untuk meminta tolong.
Seorang pencuri mengetahui rahasia patung landak. Ia berpura-pura minta tolong dan mencuri patung itu. Pencuri membawa patung itu pulang. Desanya sedang dilanda kekeringan. Pencuri mengatakan kepada tetangga-tetangganya bahwa ia dapat mendatangkan air untuk kampung mereka.
Pencuri memohon air sambil mengusap kepala patung dan mengucapkan kalimat permintaan. Air keluar dari mulut patung. Penduduk desa itu sangat senang. Tak lama kemudian, air yang keluar sudah mencukupi kebutuhan penduduk desa, namun terus mengalir sehingga terjadi banjir. Pencuri itu tidak tahu bagaimana menghentikan air yang keluar dari patung. Penduduk desa lari menyelamatkan diri ke tempat yang lebih tinggi.
Pencuri juga ingin menyelamatkan diri, namun tidak bisa menggerakkan kakinya. Ia melihat seekor landak raksasa memegangi kakinya. Akhirnya ia tenggelam dalam air yang makin lama makin tinggi. Air itu kemudian membentuk sungai yang disebut sungai Landak.
Sungai Landak berselimut kabut pagi.
Selasa, 26 Maret 2013
sejarah kabupaten sekadau
Sejarah Kabupaten Sekadau
Nama Sekadau terambil dari sejenis pohon yang banyak tumbuh di muara sungai Sekadau. Penduduk setempat menamakannya Batang Adau.
Asal mula penduduk Sekadau adalah pecahan rombongan Dara Nante yang di bawah pimpinan Singa Patih Bardat dan Patih Bangi yang meneruskan perjalanan ke hulu sungai Kapuas. Rombongan Singa Patih Bardat menurunkan suku Kematu, Benawas, Sekadau dan Melawang. Sedangkan rombongan Patih Bangi adalah leluhur suku Dayak Melawang yang menurunkan raja-raja Sekadau.
Mula-mula kerajaan Sekadau terletak di daerah Kematu, lebih kurang 3 kilometer sebelah hilir Rawak. Raja pertama Sekadau adalah Pangeran Engkong yang memiliki tiga putra, yakni Pangeran Agong, Pangeran Kadar dan Pangeran Senarong. Sesudah Pangeran Engkong wafat, kerajaan diteruskan oleh putra keduanya, Pangeran Kadar, karena dinilai lebih bijaksana dari putra-putra yang lain. Karena kecewa, Pangeran Agong kemudian meninggalkan Sekadau menuju daerah Lawang Kuwari. Sedangkan Pangeran Senarong kemudian menurunkan penguasa kerajaan Belitang.
Setelah Pangeran Kadar wafat, pemerintahan dilanjutkan oleh putra mahkota Pangeran Suma. Pangeran Suma pernah dikirim orangtuanya untuk memperdalam pengetahuan agama Islam ke kerajaan Mempawah, karena itu pada masa pemerintahannya agama Islam berkembang pesat di kerajaan Sekadau. Ibukota kerajaan kemudian dipindahkan ke kampung Sungai Bara dan sebuah masjid kerajaan didirikan di sana. Pada masa ini pula Belanda sampai ke kerajaan Sekadau.
Pangeran Suma kemudian digantikan oleh putra mahkota Abang Todong dengan gelar Sultan Anum. Lalu digantikan lagi oleh Abang Ipong bergelar Pangeran Ratu yang bukan keturunan raja namun naik tahta karena putra mahkota berikutnya belum cukup dewasa. Setelah putra mahkota dewasa, ia pun dinobatkan memerintah dengan gelar Sultan Mansur. Kerajaan Sekadau kemudian dialihkan kepada Gusti Mekah dengan gelar Panembahan Gusti Mekah Kesuma Negara karena putra mahkota berikutnya, yakni Abang Usman, belum dewasa. Abang Usman kemudian dibawa ibunya ke Nanga Taman.
Sesudah pemerintahan Panembahan Gusti Mekah Kesuma Negara berakhir, Panembahan Gusti Akhmad Sri Negara dinobatkan naik tahta. Tetapi oleh penjajah Belanda, panembahan beserta keluarganya kemudian diasingkan ke Malang, Jawa Timur, dengan tuduhan telah menghasut para tumenggung untuk melawan Belanda.
Karena peristiwa tersebut, Panembahan Haji Gusti Abdullah kemudian diangkat dengan gelar Pangeran Mangku sebagai wakil panembahan. Ia pun dipersilakan mendiami keraton. Belum lama setelah penobatannya, Pangeran Mangku wafat. Ia kemudian digantikan oleh Panembahan Gusti Akhmad, kemudian Gusti Hamid. Raja Sekadau berikutnya adalah Panembahan Gusti Kelip.
Tahun 1944 Gusti Kelip tewas dibunuh penjajah Jepang. Pihak Jepang kemudian mengangkat Gusti Adnan sebagai pembesar kerajaan Sekadau dengan gelar Pangeran Agung. Ia berasal dari Belitang. Juni 1952, bersama Gusti Kolen dari kerajaan Belitang, Gusti Adnan menyerahkan administrasi kerajaan kepada pemerintah Republik Indonesia di Jakarta. dan pada tahun 2003 menjadi kabupaten
Minggu, 24 Maret 2013
dampak buruk facebook bagi kaum manusia
Inilah 13 Akibat Buruk Facebook
Mulai dari hancurnya pernikahan, obesitas pada anak, hingga oleh Professor Peter Kelly, kepala kesehatan publik di Teesside, Inggris, mengungkap kalau Facebook berperan dalam penyebaran penyakit sipilis.
Selain tiga hal tersebut, banyak efek lain dari Facebook yang berakibat buruk. Berikut sepuluh dampak buruk Facebook lain.
1. Memicu perceraian
Pengacara menyalahkan Facebook untuk satu dari lima petisi perceraian online. Situs yang bisa mempertemukan teman lama dan membuat penggunanya bisa saling bicara melalui aplikasi chatting ini, disebut sebagai latar belakang meningkatnya kehancuran pernikahan dan godaan untuk berselingkuh.
2. Memicu anak bunuh diriKepala gereja katolik di Inggris dan Wales, Archbishop Vincent Nichols, memeringatkan bahwa Facebook bisa mendorong remaja memiliki pandangan bahwa pertemanan adalah sebuah komoditas. Hal itu bisa memicu keinginan untuk bunuh diri, ketika hubungan tidak berjalan lagi.
3. Lenyapkan ungkapan tradisionalSurvei yang dilakukan sebuah perusahaan peneliti pasar pada 4.000 orang yang usianya dibawah 30 tahun, mengungkap bahwa banyak ungkapan tradisonal yang tidak lagi diungkapkan karena Facebook. Misalnya kalau di negeri kita silaturahim saling kunjung mengunjungi berkurang, karena sudah digantikan oleh ucapan lebaran lewat facebook, demikian juga saling kirim kartu lebaran juga sudah tergantingan ucapan lebaran lewat facebook.
4. Memicu gangguan tulangFacebook juga sering disalahkan karena gangguan tulang yang terjadi pada anak-anak. Penelitian dalam British Medical Journal menemukan bahwa situs jejaring sosial dan permainan komputer, merupakan pemicu penyakit seperti kekurangan vitamin D yang akibatnya bisa membuat tulang mudah rapuh. Hal ini pasti karena dengan adanya facebook, banyak anak-anak tidak berolah gerak karena keasyikan berinteraksi dengan jejaring sosial ini, bahakan main game pun lewat facebook.
5. Membuat orang menjadi tertutupPenelitian dari Mintel, sebuah perusahaan penelitian pasar, menemukan lebih dari setengah orang dewasa yang menggunakan situs jejaring sosial seperti Facebook, lebih menghabiskan waktu di internet dibandingkan berbicara dengan teman atau anggota keluarga lainnya.
6. Membuat pasangan cemburuTim peneliti dari University of Guelph, Kanada, menemukan bahwa penggunaan Facebook meningkatkan rasa cemburu pasangan. Mereka menemukan bahwa makin sering seseorang menghabiskan waktu untuk online pada situs jejaring sosial dan melihat pasangannya, maka tingkat kecurigaannya sangat tinggi.
7. Dijadikan ajang menantang hukumPada beberapa kasus hukum di Inggris, Facebook, dijadikan ajang untuk menantang hukum. Pihak yang tersangkut kasus hukum membuat grup, yang namanya sangat provokatif dan melawan hukum. Coba kita simak misalnya upaya rame - rame para pengguna facebook yang menolak bayar pajak akibat kasus Gayus Tambunan dengan membuat “group sejuta facebooker boikot pajak”.
8. Membuat banyak orang tua jatuh cintaOfcom, sebuah badan pembuat regulator komunikasi, menemukan lebih banyak orang setengah baya yang menjadi anggota situs jejaring sosial seperti Facebook. Hal itu menunjukkan fenomena situs jejaring sosial telah “tumbuh”, dengan pengguna yang berusia 35 hingga 54 tahun melonjak sebesar 25 persen sepanjang tahun 2009.
9. Membuat penggunanya merasa tidak menarikJutaan pengguna Facebook mengatakan menghindari menggunggah foto dan menghapus nama dari berbagai foto, karena merasa terlalu gemuk, tua, atau terlihat jelek. Hal itu menurut survei yang dilakukan perusahaan yang memproduksi produk penurunan berat badan, LighterLife, pada 2000 orang.
10. Mengungkap kehidupan pribadiBanyak orang yang memajang foto-foto pribadinya di Facebook tanpa menyadari bahaya yang sedang mengintainya. Seperti kasus istri seorang kepala agen rahasia Inggris, Sir John Sawers, yang memajang foto-foto keluarganya secara detail di Facebook saat berlibur bersama keluarganya.
Selain hal-hal tersebut diatas, ternyata ada beberapa dampak buruk Facebbok yang lain, yaitu sebagai ajang berjudi, sebagai sarana trafficking dan juga pelecehan agama. Berikut ini penjelasannya.
11. Sebagai Ajang Berjudi
Program poker yang ada di Facebook sebenarnya hanya sekadar untuk bermain sambil berhubungan lewat jejaring sosial tersebut. Namun, dalam perkembangannya, permainan tersebut oleh sebagian orang dimanfaatkan untuk memperkaya diri. Kondisi itu terus berkembang hingga menjadi konsumsi berbagai kalangan yang gemar bermain judi. Jadi sekarang ini Facebookpun telah dimanfaatkan untuk sarana berjudi
12. Sebagai Sarana Trafficking
Facebook juga disalahgunakan sebagai sarana untuk memantau calon-calon korban penculikan anak dan perempuan dan akhirnya menjebaknya. Coba kita perhatikan kasus mutakhir yang menimpa siswa SMPN di Sidoarjo berinisial MNT dan siswi SMA 22 Surabaya berinisial SA. Akibat ber-facebook-ria, mereka dibawa kekasihnya. Lebih detailnya tentang penyalahgunaan facebook sebagai sarana traffiking
13. Sebagai sarana Pelecehan Agama.
Modus operandi para penista agama dengan menggunakan facebook adalah kebanyakan menggunakan facebook sebagai sarana mereka ber-”iklan” tentang propaganda mereka yang berbau atau mengandung penistaan agama. Seperti yang terjadi baru-baru ini di Abudabi Uni Emirat Arab. Ini sungguh keterlaluan dan sekaligus merupakan penghinaan dan penistaan terhadap agama Islam, betapa tidak. Dia yang mengaku sebagai atheis membuka akun Faceebook mengatasnamakan Allah dan menyebarkan isi postingnya yang ia klaim sebagai kandungan kitab suci Al - Qur’an. Jadi Sungguh keterlaluan !!!
Cara Mudah Belajar Bahasa Inggris
Cara Mudah Belajar Bahasa Inggris
Bismillahirohmanirrohim, Selamat pagi sahabat tugaselesai. Bahasa inggris yang menjadi bahasa internasional membuat kita mau tak mau mempelajari bahasa ini, apalagi dengan adanya globalisasi yang mempunyai pengaruh besar di Indonesia. Untuk itu admin tidak ada bosan-bosannya untuk memotong artikel untuk mempermudah bahasa inggris kita, mulai dari belajar toefl, kamus bahasa inggris dan ini cara mudah belajar bahasa inggris. Baiklah tidak perlu belama-lama, berikut ini penjelasan tentang artikel ini ada 2 metode yang akan admin jelaskan. Silakan di baca...
Sahabat pernah liat film kartun bukan, nah metode inilah yang akan kita pakai sebagai salah satu cara mudah belajar bahasa inggris, kenapa harus film kartun?
Ya film kartun ini bukan film kartun biasanya. Film kartun ini adalah film kartun anak-anak yang berbahasa Inggris. Tahukah sahabat bahwa di film kartun anak-anak berbahasa inggris ini mempunyai grammar atau bahasa yang sangat bagus untuk kita belajar. Jadi sahabat tidak perlu meninggikan ego untuk melihat film kartun ini, zaman sekarang harus pd aja ya.
Untuk metode yang lainnya untuk cara mudah belajar bahasa inggris ini kita menggunakan sebuah software. Software ini bukan sembarang software, software ini bernama Rosetta Stone. Software ini tidak hanya bisa digunakan untuk belajar bahasa inggris tetapi belajar bahasa di dunia. Software ini sudah di pakai oleh tentara Amerika yang berada di Irak untuk menguasai bahasa Irak ini digunakan saat tentara Amerika menyerang Irak dan Afganistan. Pemerintahnya membeli jutaan software untuk tentara-tentaranya. Softwarenya Rosetta Stone v3. Cara kerja software ini adalah seperti sahabat tinggal di sebuah negara berbahasa inggris selama 3 bulan tentunya sahabat sudah bisa menguasai bahasa ini karena kita bercampur baur dan melihat mereka membilangkan apa-apa saja. Seperti ini lah cara kerja software cara mudah belajar bahasa inggris ini. Asalkan ada niat dengan belajar selama 30 menit sehari saja pasti bisa. Menurut salah seorang sahabat yang sudah memakai software ini pertama-tamanya memang membosankan tapi satu-satunya cara mudah belajar bahasa inggris adalah dengan software ini. Sahabat ini sekarang sudah level 2 dan bisa bikin kalimat secara reflek dan grammar-grammarnya bisa sendiri. Untuk download software dan buktinya silakan ke alamat
Nah sekarang adalah niat sahabat. 2 metode cara mudah belajar bahasa inggris diatas pastinya sudah sangat membantu. Semoga artikel diatasi berguna untuk sahabat tugaselesai. Amin...
korupsi di indonesia
Korupsi di Indonesia seperti Fenomena Gunung Es
Jakarta - Deputi bidang Pemberantasan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Wirzal Yanuar menilai, korupsi di Indonesia ibarat gunung es.
Terlihat permukaannya namun sulit diberantas. Semakin dibongkar, kasus korupsi bahkan semakin banyak.
"Korupsi di Indonesia ibarat gunung es, hanya kelihatan atasnya saja. Apa yang salah di republik ini? Karena semakin dibongkar, korupsi ini semakin banyak," katanya dalam diskusi bertema "Caleg dan Pencegahan Korupsi" di kantor DPP PPP, Jakarta, Rabu (20/3).
Saking banyaknya kasus korupsi, ujar Wirzal, korupsi dipandang sebagai kasus yang biasa. Bahkan cenderung menjadi habit (kebiasaan) bagi pejabat negara.
"Korupsi dipandang sebagai kebiasaan, atau sebagai mismanajemen dimana negara dirugikan. Dan korupsi harus diberantas," jelasnya.
Adapun beberapa kendala yang dialami penegak hukum dalam pemberantasan korupsi adalah, pelaku intelektual seringkali tidak terlibat langsung dalam kejahatan yang dilakukan, serta terlibatnya aparat hukum dalam kasus korupsi. "Sehingga, hukum seringkali tertinggal dari kejahatan," ujarnya.
Namun demikian, terdapat instrumen yang dapat mempercepat atau membantu pengungkapan kasus korupsi yakni, menelusuri aset yang dimiliki tersangka korupsi.
"Paradigma baru memberantas korupsi adalah mengikuti aliran uangnya tanpa diketahui si tersangka," jelasnya.
Rabu, 20 Maret 2013
cara mengatasi grogi
6 Cara Mengatasi Grogi
Bagaimana Cara Mengatasi Grogi. Saat Anda memiliki rencana kencan, ada pertemuan penting atau harus melakukan presentasi yang di depan kelas, Anda tidak bisa benar-benar tenang. Tangan dan kaki gelisah tak berhenti bergerak. Telapak tangan lembab karena keringat, Perasaan menjadi tidak enak. Ini artinya Anda sedang dilanda grogi.
Bagaimana cara mengatasi grogi di depan umum? Apa yang dapat dilakukan untuk mengurangi dan menghilangkan rasa grogi yang semakin menjadi-jadi?
Berikut ini adalah beberapa tips cara menghilangkan rasa grogi yang bisa langsung dipraktekkan.
1. Melakukan Persiapan
Jelas melakukan persiapan itu penting. Bila Anda akan melakukan presentasi, pelajari catatan dan apa yang akan dikatakan sebelum naik ke panggung. Jika Anda akan mengadakan kencan, coba pikirkan beberapa topik menarik untuk membuat percakapan menjadi akrab dan hangat.
Jelas melakukan persiapan itu penting. Bila Anda akan melakukan presentasi, pelajari catatan dan apa yang akan dikatakan sebelum naik ke panggung. Jika Anda akan mengadakan kencan, coba pikirkan beberapa topik menarik untuk membuat percakapan menjadi akrab dan hangat.
2. Tanyakan: Apa Kemungkinan Buruk Yang Bisa Terjadi?
Hal buruk apa yang bisa terjadi? Bagaimana hal ini akan berpengaruh dalam jangka panjang? Kemungkinan terburuk kadang tidak seburuk yang dibayangkan. Ajukan pertanyaan sederhana dan letakkan segala sesuatu pada perspektif yang benar sehingga membuat perasaan tenang.
Hal buruk apa yang bisa terjadi? Bagaimana hal ini akan berpengaruh dalam jangka panjang? Kemungkinan terburuk kadang tidak seburuk yang dibayangkan. Ajukan pertanyaan sederhana dan letakkan segala sesuatu pada perspektif yang benar sehingga membuat perasaan tenang.
3. Pernafasan Perut
Pernapasan perut adalah cara mengatasi grogi di depan umum yang paling nyaman. Hanya mengambil nafas dan mengeluarkannya selama kurang lebih 5 menit bisa mengubah perasaan Anda dengan cepat. Caranya adalah dengan meletakkan tangan di atas perut kemudian bernafas dalam-dalam melalui hidung. Jika Anda melakukannya dengan benar, akan terasa di tangan Anda. Tarik nafas dan keluarkan sebanyak 30 kali dengan lambat dan dalam.
Pernapasan perut adalah cara mengatasi grogi di depan umum yang paling nyaman. Hanya mengambil nafas dan mengeluarkannya selama kurang lebih 5 menit bisa mengubah perasaan Anda dengan cepat. Caranya adalah dengan meletakkan tangan di atas perut kemudian bernafas dalam-dalam melalui hidung. Jika Anda melakukannya dengan benar, akan terasa di tangan Anda. Tarik nafas dan keluarkan sebanyak 30 kali dengan lambat dan dalam.
4. Visualisasikan Dengan Cara Yang Positif
Sebagian besar waktu dihabiskan dengan membayangkan hal buruk yang mungkin saja terjadi. Hal ini tentu bukan cara menghilangkan rasa grogi yang benar, justru membuat kegelisahan dan ketakutan. Jika Anda berpikir akan gagal, maka Anda akan membuat diri sendiri sulit untuk berhasil.
Sebagian besar waktu dihabiskan dengan membayangkan hal buruk yang mungkin saja terjadi. Hal ini tentu bukan cara menghilangkan rasa grogi yang benar, justru membuat kegelisahan dan ketakutan. Jika Anda berpikir akan gagal, maka Anda akan membuat diri sendiri sulit untuk berhasil.
5. Berlatih, Berlatih, Berlatih
Semakin sering Anda berlatih dan menempatkan diri pada situasi yang menegangkan, Anda semakin menjadi percaya diri. Anda sudah pernah berada pada situasi tersebut, Anda cukup tahu apa yang akan terjadi.
Semakin sering Anda berlatih dan menempatkan diri pada situasi yang menegangkan, Anda semakin menjadi percaya diri. Anda sudah pernah berada pada situasi tersebut, Anda cukup tahu apa yang akan terjadi.
Salah satu sumber yang membuat seseorang menjadi grogi adalah terlalu fokus pada apa yang akan dipikirkan orang tentang dirinya, takut dikritik dan takut berbuat tidak sesuai harapan orang lain.
6. Fokus Pada Apa Yang Terjadi Saat Ini
Hal ini berkaitan dengan pernapasan perut, Saat mengambil nafas, rasakan apa yang terjadi sekarang, hanya saat itu juga, proyeksikan diri Anda pada apa yang akan terjadi saat ini. Grogi berasal dari proyeksi negatif tentang apa yang akan terjadi nanti.
Hal ini berkaitan dengan pernapasan perut, Saat mengambil nafas, rasakan apa yang terjadi sekarang, hanya saat itu juga, proyeksikan diri Anda pada apa yang akan terjadi saat ini. Grogi berasal dari proyeksi negatif tentang apa yang akan terjadi nanti.
Ketika Anda berhasil mengatasi grogi, akan terasa seperti telah dilahirkan kembali sebagai manusia. Saat mengingat kembali cara menghilangkan rasa grogi tadi dan berhasil melaluinya, Anda akan merasa bangga pada diri sendiri juga bahagia karena telah berhasil melakukan hal besar.
Sabtu, 02 Maret 2013
guru sebagai tokoh yang penuh pengorbanan
BAB
I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang dan Identifikasi
Masalah
1.
Latar
Belakang
Guru merupakan pendidik
dengan tugas utama mendidik, mengajar,membimbing, menarahkan, melatih, menilai,
dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan
formal, pendidikan dasar dan pendidikan menengah. Guru mempunyai peran sebagai
agen pembelajaran yang berfungsi meningkatkan mutu pendidikan dan mewujudkan
tujuan pendidikan nasional, yaitu mengembangkan potensi peserta didik agar
menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak
mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif dan mandiri, serta menjadi warga negara
yang demokratis dan bertanggung jawab.
Pendidik dan tenaga
Kependidikan (PTK) merupakan ujung tombak untuk meningkatkan kualitas
pendidikan di indonesia melalui peranan di dalam proses pembelajaran. PTK yang
berkualitas dan menghasilkan anak didik yang berkualitas pula. Oleh karena itu
kompetensi PTK harus terus menerus dikembangkan dalam rangka peningkatan kualitas
pembelajaran dan mutu pendidikan secara keseluruhan.
Pemerintah telah
menetapkan peraturan menteri negara pendangayagunaan Aparatur Negara dan
Reformasi Birokrasi Nomer 16 Tahun 2009 yang
mengatur tentang Jabatan Fungsional Guru dan angka Kreditnya. Peraturan
tersebut mengamanatkan bahwa guru yang memiliki kinerja baik akan memiliki
karir yang baik pula.
Peningkatan karir PTK
ditentukan oleh perolehan angka kredit dalam kurun tertentu. Kegiatan-kegiatan
yang diperhitungkan dalam perolehan angka kredit diantaranya adalah peningkatan
kualifikasi melalui pendidikan formal, melaksanakan proses pembelajaran dan
pembimbingan, pengembangan koprofesien berkelanjutan dan kegiatan penunjang.
Pengembangan koprofesien berkelanjutan dapat dilakukan melalui pengembangan
diri, publikasi ilmiah, dan karya inovatif.
Dalam menghadapi era
globalisasi yang diiringi dengan perkembangan IPTEK yang sangat pesat, maka
peningkatan kualitas sumber daya manusia mempunyai posisi yang strategis bagi
keberhasilan dan kelanjutan pembangunan nasional. Oleh sebab itu, upaya
tersebut mutlak harus mendapat perhatian yang sungguh-sungguh dan harus
dirancang secara sistematis dan seksama berdasarkan pemikiran yang matang.
Wadah yang tepat bagi upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia adalah
pendidikan. Ada beberapa indikator dalam peningkatan mutu pendidikan antara
lain melalui kinerja guru dan peningkatan mutu pembelajaran.
Untuk memotivasi dan
mendorong guru dalam melakukan berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi
pengembangan dan peningkatan karirnya. Maka kepada Direktorat Pembinaan
Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar, Direktorat Jendral
Pendidikan Dasar pada Kementrian Pendidikan dan pengembangan karir pendidik
sekolah dasar melalui kelompok kerja atau asosiasi PTK. Kami mohon agar dapat
memberikan bantuan dana pengembangan karir PTK SD melalui kegiatan Kelompok
Kerja Guru (KKG)
2.
Identifikasi
Masalah
Berdasarkan hasil
diskusi dengan guru-guru SDN di gugus I(satu) kecamatan Kendawangan, yang
berkaitan dengan aktifitas guru dalam proses peningkatan karir PTK terungkap
adanya permasalahan utama dalam kurangnya SDM guru untuk mendapatkan angka
kredit terkait dalam penulisan karya ilmiah, karya inovatif dan yang sejenis.
Masalah guru : guru
masih kesulitan naik pangkat ke jenjang yang sudah memerlukan nilai angka
kredit dalam kurun waktu tertentu. Berdasarkan masalah tersebut diatas, maka
guru SDN gugus I (satu) kecamatan Kendawangan mengkaji beberapa permasalahan
yang dikemukakan pada latar belakang diatas. Diharapkan dengan PTK yang
berkualitas akan menghasilkan siswa yang berkualitas pula.
B. Perumusan masalah dan Rencana Pemecahannya.
1.
Rumusan
masalah
Berdasarkan latar
belakang dan identifikasi diatas, masalah utama dalam peningkatan PTK
dirumuskan sebagai berikut.
Apakah kemampuan guru
dalam mengimplementasikan pembelajaran dapat meningkat melalui workshop
berkelanjutan di SDN gugus I (satu) Kecamatan Kendawangan Kabupaten Ketapang?
2.
Rencana
pemecahan masalah
Unruk menjawab masalah
diatas, akan dilaksanakan workshop sebanyak 3 siklus bagi guru kelas (kelas
I-VI) mengenai model-model PTK kemudian guru menerapkan pembelajaran dari hasil
yang didapat kedalam kegiatan belajar mengajar di kelas.
Untuk selanjutnya bagi
guru dilaksanakan workshop bidang Penulisan Karya Ilmiah sebagai upaya
kemudahan kenaikan pangkat sesuai masa waktunya.
C. Tujuan dan Manfaat
1.
Tujuan
a. Tujuan
umum ; dalam melaksanakan kegiatan dikelompokan kerja guru betul-betul dapat
mengembangkan karier PTK.
b. Sedangkan
tujuan khususnya adalah sebagai acuan bagi kelompok kerja guru untuk
meningkatkan kemampuan guru dalam mengimplementasikan pembelajaran melalui
workshop berkelanjutan di SDN gugus I (satu) Kecamatan Kendawangan Kabupaten
Ketapang.
2.
Manfaat
Setelah workshop dilaksanakan
diharapkan:
1. Guru
a. Meningkatkan
efektivitas kegiatan pembelajaran.
b. Sebagai
bahan referensi untuk memperbaiki kegiatan
pembelajaran di sekolah.
c. Sebagai
tambahan pengetahuan bagi PTK untuk menerapkan peningkatan kesejahteraan
melalui kenaikan pangkatnya.
2. Siswa
a. Menumbuhkan
motivasi belajar siswa
b. Mengatasi
kejenuhan siswa dalam kegiatan pembelajaran
c. Melatih
siswa-siswa berkolaborasi dengan siswa lain.
3. Sekolah
Dapat digunakan sebagai
bahan masukan bagi perbaikan kualitas pembelajaran disekolah.
D. Hasil yang diharapkan
1. Tersedianya
kesempatan bagi anggota kelompok kerja guru SD untuk saling bertukar pengalaman
dan saling memberi umpan balik demi
2. Terwujudnya
peningkatan profesional anggota kelompok kerja-kerja
3. Terwujudnya
pengembangan karier, kenaikan pangkat dan jabatan guru yang diikuti dengan
penambahan atau peningkatan pengetahuan dan wawasan.
4. Terwujudnya
kemampuan pedagogik atau kemampuan profesional bagi PTK yang ditugaskan di
daerah khusus
E. Jadwal kegiatan
Untuk
maksud tersebut, workshop ini akan dilakukan di SDN gugus I (satu) Kecamatan Kendawangan,
selama empat bulan (dua bulan kelas I, II dan III dua bulan kelas IV, V dan VI
tahun pelajaran 2011/2012). Workshop direncanakan selama dua siklus, dengan
sasaran adalah peningkatan kemampuan guru dalam mengimplementasikan
pembelajaran di kelasnya, dan peningkatan karier PTK tentang perolehan angka
kredit dalam kurun waktu tertentu. Oleh karena itu yang terlibat langsung
adalah :
1) Guru
kelas I s/d III SDN, dan
2) Guru
SD kelas IV s/d VI gugus I kecamatan Kendawangan, Kabupaten ketapang. Demikian
pula siswa akan terpengaruh oleh akibat dari perbaikan/tindakan yang
dilaksanakan oleh guru.
BAB
II
DESKRIPSI HASIL PELAKSANAAN PROGRAM
DESKRIPSI HASIL PELAKSANAAN PROGRAM
DAN
KEGIATAN KKG SELAMA SATU TAHUN TERAKHIR
a.
Rekapitulasi dan deskripsi program satu
tahun terakhir.
1. Dalam
tahun 2011 KKG Gugus I melaksanakan THB terpadu yang diikuti Gugus II, III dan
IV semester I dan II tahun 2011/2012 dengan susunan panitia THB terlampir.
2. Dengan
bimbingan pengawas TK/SD mengadakan petemuan rutin dengan jadwal setiap hari Senin
guru-guru kelas VI, Selasa guru-guru kelas V , Rabu guru-guru kelas VI , Kamis
guru-guru III, jum’at guru-guru kelas II serta Hari Sabtu guru-guru kelas I
Hal-hal yang dibahas dalam pertemuan
adalah :
a. Silabus
dan RPP
b. KKM,
Analisis soal, Remidial
c. Penilaian
d. Pengenalan
beberapa pendekatan pembelajaran yang didapat pengawas dari hasil diklat.
e. Program
Induksi Guru Pemula (PIGP) bagi guru-guru CPNS, guru kontrak dan guru honor
f. Kunjungan
pengawas kesekolah-sekolah, memonitor langsung dengan beberapa kepala sekolah
sebagai supervisor sebagai program study banding sekolah yang satu dengan yang
lain dalam KBM
3. Adapun
Penulisan Karya ilmiah sudah beberpa kali Guru-guru diikutkan workshop yang
diadakan dari LPMP baik yang diadakan dari Provinsi maupun mendatangkan nara
sumber ke kecamatan kendawangan namun hasil belum segnifikan, hal inilah yang
merupakan kendala bagi guru untuk masalah kenaikan pangkat.
4. Susunan
panitia THB satu tahun terakhir serta Semester I tahun 2012 sebagai terlampir.
b.
Rincian pengeluaran Dana satu tahun
terakhir sebagai terlampir.
c.
Bukti hasil pelaksanaan program berupa :
1. Presensi
peserta / daftar hadir
2. Foto-foto
kegiatan
3. Lain-lain
BAB
III
RENCANA
PELAKSANAAN PROGRAM
A.
Rencana kegiatan yang akan dilaksanakan
pada tahun 2011/2012 selama 4 bulan (Agustus-November 2012) dengan rincian
utama jenis kegiatan dan jadwal pelaksanaannya sebagai berikut.
a. Jadwal
kegiatan :
|
Jenis kegiatan
|
Jadwal Pelaksanaan (Bulan dan Minggu) Tahun 2012
|
|||||||||||||||||||||||
|
juli
|
Agustus
|
September
|
Oktober
|
|
||||||||||||||||||||
|
1
|
2
|
3
|
4
|
1
|
2
|
3
|
4
|
1
|
2
|
3
|
4
|
1
|
2
|
3
|
4
|
1
|
2
|
3
|
4
|
1
|
2
|
3
|
4
|
|
|
Persiapan
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Pelaksanaan
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
1.
Siklus I
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
2.
Siklus II
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Pelaporan
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
1.
penulisan
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
5.
Pengiriman
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
b. Alokasi
prosentasi anggaran biaya yang dibutuhkan untuk pelaksanaan kegiatan adalah
sebagai berikut :
|
Perincian
Pengeluaran Uang
|
Jumlah (Rp)
|
|
1.
Gaji dan Upah ( maksimum 30 %)
|
8.400.000,00
|
|
2.
Persiapan
|
4.600.000,00
|
|
3.
Biaya Oprasional (minimal 30%)
|
10.000.000,00
|
|
4.
Biaya Perjalanan
|
3.000.000,00
|
|
5.
Biaya Lain-lain
|
2.000.000,00
|
|
Jumlah
|
28.000.000,00
|
(Rincian alokasi
penggunaan anggaran , dapat dilihat pada Lampiran 2)
Adapun rencana kegiatan
yang akan dilakukan untuk setiap tahap, disajikan pada tabel berikut :
|
Tahap dan
waktu
|
Jenis kegiatan
|
keterangan
|
|
PERSIAPAN
(Minggu
I-IV Juli 2012)
|
Mengadakan
pertemuan dengan guru :
·
Telaah kurikulum
·
Mempersiapkan materi
·
Mempersiapkan instrumen
Mengadakan
pelatihan
·
Pelatihan kepada guru
·
Pelatihan kepada observer
Pengawasan
bersama Kepala Sekolah merumuskan metode pembelajaran untuk kegiatan pada
siklus I
|
Persiapan
ini diharapkan rampung pada akhir bulan Juli 2012
|
|
PELAKSANAAN
Siklus I
(Minggu I-III
Agustus 2012)
|
Rencana
dilaksanakan sebanyak tiga siklus yang rinciannya setiap siklus sebagai
berikut :
-
Melaksanakan tindakan I dengan fokus utama :
· Merevisi
silabus dan RPP
· Mengevaluasi
KKM
· Menganalisis
soal
· Menyusun
program Remidial
-
Memantau tindakan yang dilaksanakan :
· Obsesvasi
langsung PBM
· Observasi
aktivitas Siswa
· Observasi
aktivitas Guru
-
Mengevaluasi hasil pemantauan
-
Mengadakan diskusi kepada guru, observer, dan
melibatkan siswa (jika perlu) sebagai refleksi tindakan akhir pertemuan.
-
Merumuskan hasil yang diperoleh pada siklus I, dan
mengadakan refleksi akhir untuk merumuskan tindakan siklus II
|
Pelaksanaan
selama 3 Minggu
|
|
Siklus II
(Minggu
IV Agustus – Minggu II Oktober 2012)
|
Melanjutkan
kegiatan siklus II dengan mengikutkan guru kelas I – III Kegiatan sama
seperti siklus I, rencana akan ditambah dengan kegiatan :
-
Memperbaiki/merancang tindakan baru berdasarkan
hasil refleksi siklus I dan menambah kajian utama :
-
Melanjutkan tindakan siklus I hasil pantauan
tindakan yang dilaksanakan disekolah setelah observasi.
-
Mengevaluasi hasil pemantauan
-
Mengadakan diskusi kepada guru, observer
-
Merumuskan hasil yang diperoleh pada siklus II
|
Pelaksanaan
selama 3 Minggu
|
|
Pengumpulan
Data
|
-
Mengoscrvasi kelas
-
Mengadakan evaluasi
|
Pelaksanaan
selama 1 Minggu.
|
|
PENYUSUNAN
LAPORAN
|
-
Menganalisis data hasil kegiatan
-
Menyusun laporan implementasi kegiatan
-
Mengadakan seminar / workshop
-
Dan mengirim laporan
|
Diharapkan
laporan rampung paling lambat bulan November 2012
|
B.
Gambaran
pelaksanaan kegiatan
Adanya tim
khusus yang dibentuk oleh Kepala UPPK untuk pelaksanaan kegiatan yang
dikoordinir oleh Pengawas sekolah binaan.
Tim khusus
tersebut seperti :
a.
Pelindung/Penasihat : UPPK Kendawangan
b.
Pembuna/Pengaruh : 1. Pengawas TK/SD Dahin
I
2.
Kepala
sekolah SDN 01
c.
Ketua
:
Pudiansah, A.Ma.Pd
d.
Wakil
ketua :
Matheos sabneno, S.Pd
e.
Sekretaris : Mustafa,
S.Pd
f.
Wakil
sekretaris :
Sugiyo, S.Pd
g.
Bendahara : Sumarni,
S.Pd
h.
Seksi-seksi : Seluruh kepengurusan
KKG Gugus I
Kendawangan (sebagai pelaksana
rutin harian/Panitia) sebagaimana
susunan Kepengurusan KKG terlampir.
C.
Tempat
Pelaksanaan Kegiatan
1.
Kegiatan
dilaksanakan di Gedung PKG UPPK Kendawangan
2.
Di
SD-SD yang tergabung di gugus I secara berganti secara kesepakatan
3.
Di
sekolah di luar Gugus I sebagai study banding pelaksana penerapan hasil yang
diperoleh
D.
Waktu
Pelaksanaan Kegiatan
Kegiatan dimulai
pada Bulan Agustus 2012 selama 4 bulan kedepan, dari kegiatan perminggu dari
kelas I, II dan III (siklus I) dan kelas IV, V dan VI (siklus II)
E.
Data
subtansi dan uraiannya.
Jenis kegiatan :
a.
Pertemuan
Rutin KKG
b.
Praktek
tugas KBM di sekolah masing-masing.
c.
Workshop
Peserta kegiatan
:
a.
Semua
Guru Kelas
b.
Kepala
Sekolah
c.
Pengawas
TK/SD
Nara Sumber :
a.
Pengawas
TK/SD
b.
Lembaga
LPMP Provinsi
c.
Pihak
Lain yang relevan
Fasilator : : Ka. UPPK dan
Kepala Sekolah
Pihak Lain : Dinas Pendidikan
Kabupaten
F.
Strategi/metode
pelaksanaan Kegiatan.
Proses
Pelaksanaan : Teori dan
Praktek, satu kali kegiatan, esok harinya
praktek di sekolah masing-masing.
Pengadministrasian
Kegiatan :Dokumentasi
Kegiatan
Media
yang Digunakan : Kamera dan HP
G.
Manfaat
Kegiatan
Meningkatkan
karir PTK di Gugus I khususnya dan semuan PTK di Kecamatan Kendawangan umumnya
yang berdampak pada peningkatan kualitas mutu pendidikan yang menjadi kendala
bagi guru dalam meningkatkan pengetahuan dan kesejahteraannya sekaligus
berdampak pada siswa di kelasnya.
BAB IV
PENUTUP
Kesimpulan
dan saran Tindak Lanjut
A. Kesimpulan
Dari hasil
kegiatan yang telah dilaksanakan, maka dapat disimpulkan sebagai berikut :
1.
Guru
pasif
Dapat dimotivasi
dengan cara melengkapi media gar,bar/model, variasi gaya mengajar, dan memberi
contoh-contoh yang lebih konkrit untuk mudah dipahami siswa sebagai penerapan
hasil kegiatan KKG
2.
Memberi
peluang pada guru untuk berani menyusun KTI untuk kenaikan pangkat pada kurun
waktu yang ditentukan.
3.
Kurangnya
minat belajar siswa
Dapat dimotivasi
dengan cara menggunakan bahan ajar yang bervariasi dilengkapi dengan model /
gambar, dan penjelasan dengan menggunakan metode yang bervariasi sehingga dapat
mengurangi rasa jenuh dalam belajar. Bahkan akan timbul rasa ingin tahu pada
diri siswa dengan sendirinya.
B. Saran Tindak Lanjut
Berdasarkan
hasil yang telah dilaksanakan, maka terdapat beberapa hal yang sebaiknya
dilakukan guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran khususnya meningkatkan
keaktifan dan kurangnya minat belajar siswa, diantaranya :
1.
Gunakan
alat / media pembelajaran yang sesuai
2.
Gunakan
metode yang bervariasi
3.
Berikan
contoh-contoh yang konkrit
4.
Berikan
pertanyaan-pertanyaan mulai dari tingkat yang mudah menuju ke tingkat sedang
dan dilanjutkan ke tingkat yang sukar secara bergantian (bila waktu
memungkinkan)
5.
Berikan
kesempatan pertanyaan atau mengajukan pendapat
6.
Berikan
bimbingan kepada siswa yang bermasalah
7.
Adakan
kerjasama yang baik antara guru dan orang tua siswa
Mengiagat
pentingnya peningkatan karier PTK sebaiknya Kelompok Kerja Guru (KKG) yang ada
di gugus sekolah diaktifkan, karena merupakan wadah untuk selalu bertukar
pikiran dan pengalaman dalam memecahkan masalah-masalah yang berkaitan dengan
tugas sehari-hari sebagai guru.
LAMPIRAN-LAMPIRAN
1.
Susunan
kepengurusan KKG Gugus I UPPK Kendawangan Kab. Ketapang
2.
Rekap
Kegiatan dan Daftar Hadir Kegiatan KKG tahun sebelumnya dan tahun berjalan
3.
Surat
pernyataan kesediaan melakukan publikasi hasil kegiatan
4.
Surat
Pernyataan kesanggupan melaksanakan program
5.
Fotocopy
Rekening Bank atas nama KKG yang masih aktif
6.
Fotocopy
NPWP atas nama KKG
7.
MOU
dan Kwitansi yang sudah ditanda tangani (di atas materai Rp. 6.000,00 dan di
stempel oleh ketua KKG)
8.
Foto-foto
Kegiatan Pertemuan di KKG maupun disekolah-sekolah
Langganan:
Komentar (Atom)
